Kearifan Lokal dan Hukum Islam di Indonesia

Asni Asni

Abstract


The Islamization process through the Cultural path in the archipelago has encouraged the growth of deep-rooted Islam on the cultural bases of Indonesian society in its later development. The institutionalization stage of Islamic law also provides an area for the values of local wisdom as one of the considerations. Some of the customary law institutions already known in the community are adapted in
the positivization of Indonesian Islamic law, such as takliq talak institution, joint property, and successor heirs. Similarly, in the application of Islamic law, either through the courts or by the community, local wisdom is loaded with the value of maslahat considered in order to respond to living law in the community. In Bugis society, for example, local wisdom becomes an inseparable part of marriage based on Islamic law. Therefore, the local wisdom important to consider in the development of Islamic Law in Indonesia in the future.


Keywords


Islamic Law, Local Wisdom, Adaptation, Development

Full Text:

PDF

References


Abubakar, Al Yasa’, Metode Istislahiah : Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dalam Usul Fikih, Ed. I; Cet. I; Jakarta: Kencana, 2016.

Ali, Mohammad Daud, Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia,Ed. VI; Cet. VIII; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2000.

Al-Munawar, Said Agil Husin, “ Islam dalam Konteks Keindonesiaan: Beberapa Soal yang Segera Dirumuskan” dalam Masykuri Abdillah dkk, Formalisasi Syariat Islam di Indonesia: sebuah Pergulatan yang Tak Pernah Putus, Cet. I; Jakarta: Renaisans, 2005.

Amir, Andi Rasdiyanah, Integrasi Sistem Pangngaderreng (Adat) dengan Sistem Syariat Islam dalam Lontarak Bugis Makassar, Makalah seminar, IAIN Alauddin Makassar, t,th, Tidak Diterbitkan.

an-Na’im, Abdullahi Ahmed, Islam dan Negara Sekuler: Menegosiasikan Masa`Depan Syariah, terj. Sri Murniati, Cet. I; Bandung: Mizan, 2007.

Arto, Mukti, Pembaruan Hukum melalui Putusan Hakim, Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Asni, Perempuan dalam Hukum Keluarga: Perspektif Hukum Islam Indonesia dan Hukum Adat Bugis, Cet. I; Jakarta: Yameka, 2011.

al-Suyuti, al-Imam Jalaluddin Abd al-Rahman bin Abi Bakr, al-Asybah wa al-Nazhair fi al-Furu’, Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

Azizy, A. Qodri, Eklektisisme Hukum Nasional : Kompetisi antara Hukum Islam dan Hukum Umum, Cet. I; Yogyakarta: Gama Media, 2002.

Azra, Azyumardi, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal, Cet. I; Bandung: Mizan, 2002.

-------, Jaringan Ulama: Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII, Ed. Revisi; Cet. I; Jakarta: kencana, 2004.

Bruinessen, Martin van, Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat, Edisi revisi; Cet. I; Yogyakarta: gading Publishing, 2012.

Dahlan, Abdul Aziz, Ensiklopedi Hukum Islam, Jilid II, Cet. I; Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1996.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Cet. III; Bandung:

Dipoegoro, 2006.

Dijk, R. Van, Pengantar Hukum Adat Indonesia, terj. A. Soehardi, Cet. IX;

Bandung: Mandar Maju, 2006.

Hidayat, Komaruddin, Agama Punya Seribu Nyawa, Cet. I; Jakarta: Noura Books, 2012.

Jalil, A. Basiq, Peradilan Agama di Indonesia, Ed. I; Cet. I; Jakarta: Kencana, 2006.

Jazuni, Legislasi Hukum Islam di Indonesia, Cet. I; Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2005.

Khallaf, Abdul Wahhab, ‘Ilm Usul al-Fiqh, t.c; t.t: Dar al-Rasyid, 1429H-2008M.

Lukito, Ratno, Sacred and Secular Laws: A Study of Conflict and Resolution in Indonesia, terj. Inyiak Ridwan Muzir, Hukum sakral dan Hukum Sekuler, Cet. I; Jakarta: Pustaka Alvabet, 2008.

-------, Tradisi Hukum Indonesia, t.c; Cianjur: imr Press, 2013.

Manan, Abdul, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Ed. I; Cet. I; Jakarta: Kencana, 2006.

Razaki, L.A. Muchir, “Meretas Islam di Tanah Buton” dalam M. Yusran

Darmawan, Menyibak Kabut di Keraton Buton : Baubau: Past, Present and Future, Cet. II; Baubau: Respect, 2012.

Republik Indonesia, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974

tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam , Cet. II; Bandung: Citra

Umbara, 2013.

Setiawan, M. Nur Kholis, Pribumisasi Islam : Tafsir Berwawasan Keindonesiaan,Cet. I; Yogyakarta: Kaukaba, 2012.

Syarifuddin, Amir, Meretas Kebekuan Ijtihad: Isu-Isu Penting Hukum Islam Kontemporer di Indonesia, Cet. I; Jakarta: Ciputat Press, 2002.

Tahara, Tasrifin, “Globalisasi dan Perubahan Nilai-nilai Budaya di Wilayah Bekas Kesultanan Buton “ dalam Yusran Darmawan, Menyibak Kabut di Keraton Buton : Baubau: Past, Present and Future, Cet. II; Baubau: Respect, 2012.

Ubbe, Ahmad, Hukum Adat Kesusilaan Malaweng: Kesinambungan dan

Perubahannya, Jakarta: Yarsif Watampone, 2008.

Zuhdi, Susanto, Sejarah Buton yang Terabaikan: Labu Rope labu Wana, Ed. I; Cet. I; Jakarta: Rajawali Pers, 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Asni Asni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED:

 

 

  download

  download

Creative Commons License
All publications by Al-'Adl This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.