Gagasan Muatan Materi dalam Perubahan UUD 1945

Hasanuddin Hasim

Abstract


Reform 1998 led some party factions and groups to amend the 1945 constitution (amendment). Starting with the first amendment (1999), the second amendment (2000), the third amendment (2001) and the last changes in the fourth (2002). Although it has been four times changed, there are some parts that could not be changed because of the agreement of the founders of the nation at the time of drafting the constitution (BPUPKI) that the 1945 Constitution, the Basic state philosophy of Pancasila, Destination country, Principle of a state of law, principle of popular sovereignty, Principle state unity, and the principle of the republic. In terms of changes to the constitution, there are some things that need to be added to the substance, namely the existence of regulations on the protection of human rights and citizens; The imposition of a state government structure that is fundamental, and their limitations, and the division of tasks is also a fundamental constitutional.


Keywords


perubahan UUD 1945,UUD 1945

Full Text:

PDF

References


Abu Daud Busroh dan Abu Bakar Busroh, Asas-asas Hukum Tata Negara, yang dikutip oleh H. Dahlan Thaib et.al, Teori dan Hukum Konsitusi, Cetakan Keempat (PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2004).

Azhary, Negara Hukum Indonesia Analisis Yuridis Normatif Tentang Unsur-Unsurnya, Penerbit Universitas Indonesia Press, Jakarta, 1995.

Bagir Manan, Bagir Manan, Perkembangan UUD 1945, FH UII PRESS, Yogyakarta, 2004.

Hans Kalsen, Teori Hukum Murni Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif, Penerbit Nusamedia & Penerbit Nuansa, Cetakan Ketiga, September, 2007.

Jimly Asshiddiqie, Konstitusinalisme, Cita Negara Hukum dan Keniscayaan NKRI, Orasi Ilmiah dalam Rangka Dies Natalies Universitas Nasional dan Wisuda Pasca Sarjana, Sarjana, dan Diploma III, Jakarta, 11 Oktober, 2004.

Kompas, 15 Juli 1999, seperti yang dikutip oleh Slamet Efenndy Yusuf dan Umar Basalaim, Reformasi Konstitusi Indonesia, Pustaka Indonesia Satu, Jakarta, 2000.

Mahfud MD, Amandemen Konstitusi menuju Reformasi Tata Negara, UII Press, Yogyakarta, 1999.

Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Edisi Revisi, Jakarta, 2008.

Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Edisi Revisi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008.

Mukthie Fadjar, Reformasi Konstitusi Dalam Masa Transisi Paradigmatik,

Penerbit In-TRANS, Malang, 2003.

Rukmana Amanwinata, Pengaturan dan Batas Implementasi Kemerdekaan Berserikat dan Berkumpul Dalam pasal 28 UUD 1945, yang di Kutip Oleh Ellydar Chaidir, Hukum dan Teori Konstitusi, Total Media, Yogyakarta, januari, 2007.

Sri Soemantri, Fungsi Konstitusi Dalam Pembatasan Kekuasaan, yang dikutip oleh H. Dahlan Thaib

Sri Soemantri M, Prosedur..., yang dikutip oleh H. Dahlan Thaib et.al, Teori dan Hukum Konstitusi.

Sri Soemantri, Undang-Undang Dasar 194 Kedudukan dan Aspek-aspek

Perubahannya, UNPAD Press, Bandung, 2002.

Soetandyo Wignjosoebroto, Konstitusi dan Konstitusionalisme, Seperti yang dikutip oleh Mahfud MD.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Hasanuddin Hasim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED:

 

 

  download

Creative Commons License
All publications by Al-'Adl This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.