EKSITENSI ORANG TUA BERPROFESI PEDAGANG MALAM TERHADAP PEMBINAAN KEAGAMAAN ANAK KOMPLEKS PERUMAHAN PASAR BARUGA

Raehang Raehang

Abstract


Abstract

The development of economic sectors resulting the number of traders enter the Baruga market of Kendari city from different regions increase change in such behavior of children and adolescents who live in the complex Baruga market which is not good. The urgent matters in this study is how the religious guidance given to the children, what factors of less religious guidance to the children, and what are the the maximum effort for parents who worked at night to teach children about religious teachings. Religious teaching by parent to children given directly together by father or mother, and some cases teach in the mosque and school. The chalenging factors in giving religious teaching to the children is most parents don’t really care about how to teach children abot religious matters, they prefer to buseness and even didn’t give the good example to their children and let come to their bussy work. The effort carried out is the need for refresher religious activities, cooperation between religious leaders, community and mosque leaders have to sit down together to provide an understanding to the parents about the urgent of religious teaching to their children.

 

Keywords: parents duty, night market traders, religious teaching.

 

Abstrak

Perkembangan sektor perekonomian dan pembangunan yang berefek pada jumlah pedagang masuk ke pasar Baruga kota Kendari dari berbagai asal daerah semakin meningkat dan akibatnya terjadi perubahan seperti perilaku

sikap anak-anak dan remaja yang berdomisili di kompleks pasar Baruga yang tidak baik. Maka dari itu hal yang urgen pada penelitian ini adalah bagaimana pembinaan keagamaan anak dan factor-faktor yang menyebakna kurang maksimalnya pembinaan keagamaan anak serta upaya apa yang harus dilakukan orang tua orang tua berprofesi pedagang malam di kompleks perumahan pasar Baruga. Pembinaan keagamaan anak yang dilakukan orang tua pedagang malam yang memiliki pemahaman tentang tanggung jawab orang tua  dilakukan dengan bentuk pembinaan yang lansung  dalam keluarga dengan cara bergantian kepada ibu  bapaknya, dan sebagian pembinanya dititipkan di masjid dan sekolah. Faktor penghambat dalam pembinan keagamaan anak masih terlihat sebagian orang tua kurang memperdulikan anaknya, mereka lebih mengutamakan daganganya dan bahkan tidak memberi keteladanan kepada anak mereka dan membiarkan ikut berjualan untuk keperluan bermainnya. Adapun Upaya dilakukan adalah perlu adanya penyegaran kembali kegiatan keagamaan, kerjasama para tokoh agama, masyarakat dan pengurus mesjid untuk duduk bersama-sama memberikan pemahaman para orang tua dalam pembinaan keagamaan anak.

 

Kata Kunci: tugas orang tua, pedagang malam pasar, pembinaan keagamaan.


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.31332/ai.v11i1.434

DOI (Untitled): http://dx.doi.org/10.31332/ai.v11i1.434.g409

Copyright (c) 2016 Al-Izzah




Web
Analytics
View My Stats