BERBICARA SEBAGAI SUATU KETERAMPILAN BERBAHASA

SITI FAUZIAH M.

Abstract


Berbicara merupakan kegiatan berbahasa lisan yang dilakukan oleh manusia. Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan pikiran, gagasan dan perasaan. Kegiatan berbicara pun merupakan suatu bentuk perilaku manusia yang memanfaatkan  faktor-faktor fisik, psikologis, semantik, dan lingkungan sedemikian ekstensif secara luas sehingga dapat dikatakan sebagai alat manusia yang paling penting bagi kontrol sosial. Sebagai sarana komunikasi, berbicara tidak hanya menyampaikan gagasan pembicara kepada pendengar, tetapi lebih jauh dari pembicara pun dilakukan dengan tujuan-tujuan yang beraneka ragam, sesuai dengan yang dibutuhkan seorang pembicara untuk melakukan pembicaraan. Menentukan tujuan berbicara berarti kegiatan berbicara harus ditempatkan sebagai sarana penyampaian sesuatu kepada orang lain, diantaranya tujuan sosial, ekspresif, ritual dan instrumental. Kaitan berbicara dengan keterampilan berbahasa dapat dilihat dalam penggunaan aspek-aspek kebahasaan dalam berbicara, diantaranya: berbicara merupakan ekspresi diri, berbicara merupakan kemampuan mental motorik, berbicara merupakan proses simbolik, berbicara terjadi dalam konteks ruang dan waktu, berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang produktif, berbicara dengan tujuan meyakinkan pendengar, berbicara dengan tujuan mempengaruhi pendengar, berbicara dengan tujuan memperjelas wawasan pendengar, berbicara dengan tujuan memberi gambaran tentang suatu objek, berbicara dengan tujuan menyampaikan pesan tersirat.

 

Kata Kunci: Berbicara, Keterampilan, Berbahasa

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.