MODEL PENILAIAN KINERJA GURU

Abdul Qadir Muslim, Ismail Suardi Wekke

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi model-model penilaian kinerja guru untuk dapat dirumuskan satu model yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menganalisis sumber-sumber pustaka terkait dengan penilaian kinerja guru. Dilihat dari analisis datanya penelitian ini menggunakan analisis isi (library research) untuk mengkaji pustaka-pustaka terkait dengan penilaian kinerja guru. Penelitian ini dilakukan terhadap hasil-hasil penelitian, buku-buku pustaka, dokumen-dokumen maupun informasi-informasi yang terdapat dalam internet. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan memperhatikan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Pada dasarnya terdapat persamaan kriteria yang digunakan berbagai institusi dalam penilaian kinerja. Kriteria-kriteria tersebut meliputi aspek pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, manajemen kelas, lingkungan belajar dan asesmen), komunikasi dan pengembangan profesionalisme, (b) Dilihat dari cara penilaian kinerja, pada dasarnya hampir semua negara menggunakan paduan dari berbagai metode seperti pengamatan, dokumentasi maupun isian dan test, (c) Pemaknaan terhadap hasil penilaian kinerja guru (scoring) juga menunjukkan variasi yang beragam, namun demikian apabila dicermati pada dasarnya semua negara menggunakan empat kriteria yang meliputi kategori: istimewa, tinggi, butuh pengembangan dan tidak memuaskan (tidak lulus).

 

Kata Kunci:  Kinerja guru; model; penilaian.


Full Text:

PDF

References


Bappenas, (2017). Perencanaan Pembangunan Pendidikan Nasional. Jakarta. Bappenas.

Bedford County Government. Successful teacher performance (The Bedford County). Diambil pada tanggal 18 Maret 2016 www.csub.edu/soe/caltpa

Calhoun County Government. The Calhoun County Public Schools' teacher evaluation system. Diambil pada tanggal 18 Maret 2016 dari www.dinwiddi.k12.va.us/tchr.htm

California Government. California teacher performance assessment. Diambil pada tanggal 13 Maret 2016 dari www.csub.edu/soe/caltpa

Colorado Government. Colorado professional teacher standards. Diambil pada tanggal 18 Maret 2016 dari www.arizona.org/page.178

Davis, K, (2007). Human Behavior at Work Organizational Behavior. 12end ed. New Delhi: McGraw Hill Publishing Company.

Departemen Pendidikan Nasional (2006) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional

Depdikbud, (2003). Undang-Undang Nomor 20, Tahun 2003, Tentang Sistim Pendidikan Nasional. Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional

Djohar, (2011). Guru: pendidikan dan pembinaannya. Yogyakarta: Grafika Indah

Erdianti, E, (2014). Strategi Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional Guru. Al-Ta'dib, 7(1), 37-53.

Elliott, K, (2015). Teacher Performance Appraisal: More about Performance or Development?. Australian Journal of Teacher Education, 40(9). 112-121. http://dx.doi.org/10.14221/ajte.2015v40n9.6

Fairfax County Public School. (2009). Performance assessment and evaluation handbook. Diambil pada tanggal 13 April 2016 dari http://www.fcps.edu/DHR/employees/evaluations/handbooks/teacher.pdf

Fatah, Nanang. (2015). Fenomena Guru Indonesia. Pikiran Rakyat : 12 September 2015

Governing Board Members, (2010). Issues and trends for VTET in South East Asia. Diambil pada tanggal 27 Maret 2016 dari https://mail.voctech.org.bn:987/onlinereg/PaperPresenters/01Management/04Saiful.pdf

Greenberg, J. & Baron, R.A. (2003). Behavior in organizartion. Understanding and managing the human side of work. New Jersey: Prentice Hall International Inc.

Kan, A., & Bulut, O. (2014). Crossed random-effect modeling: examining the effects of teacher experience and rubric use in performance assessments. Eurasian Journal of Educational Research, 57, 1-28. doi: dx.doi.org/10.14689/ejer.2014.57.4

Mangkunegara, A.A. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Marsh, C. (2008). Handbook for beginning teachers. South Melbourne: Longman

Mulyasa, E. (2004). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta. Bumi Aksara.

National Board for Professional Teaching Standards. (2011). The National Board for Professional Teaching Standards. Diambil pada tanggal 27 Maret 2016 dari http://www.nbpts.org/

Nurani (2010). Strategi pendidik dalam menyongsong pelaksanaan sertifikasi guru. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Optimalisasi Penyiapan Pendidik dalam Pemerolehan Sertifikat Guru diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta.

Nurlaela (2015). Kinerja guru setelah sertifikasi. Makalah Seminar Internasional Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dalam Pengembangan SDM Nasional. Diselenggarakan oleh di FT UNP

Nomor, B. U. U. R. I. "Kata Kunci: Pendidikan, Anak Usia Dini dan Assessment." Jurnal Al-Ta’dib Vol 6.1 (2013).

Okhremtchouk, I., Newell, P. & Rosa, R. (2013). Assessing Pre-service Teachers Prior to Certification: Perspectives on the Performance Assessment for California Teachers (PACT). Education Policy Analysis Archives, 21 (56) Retrieved [date], from http://epaa.asu.edu/ojs/article/view/1263. This article is part of EPAA/AAPE’s Special Issue on Preparing Teachers: Highly Qualified to Do What? Guest Co-Edited by Pia Lindquist Wong and Elaine Chin. Page 96-110

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Reagan, E.M., Schram, T., McCurdy, K., Chang, T.-H. & Evans, C. M. (2016). Politics of policy: Assessing the implementation, impact, and evolution of the Performance Assessment for California Teachers (PACT) and edTPA. Education Policy Analysis Archives, 24 (9). Page 33-47 http://dx.doi.org/10.14507/epaa.v24.2176

Texas Government. Texas teacher performance appraisal system. Diambil pada tanggal 29 Maret 2016 dari www.csub.edu/soe/caltpa

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab XI, Pasal 39 Ayat (2)

Zamroni (2014). Kualifikasi dan sertifikasi guru SMK. Makalah. Disajikan dalam Seminar Nasional Kebijakan Pengembangan SMK dan Sertifikasi Guru SMK di Fakultas Teknik UNY




DOI: http://dx.doi.org/10.31332/atdb.v11i1.944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Abdul Qadir Muslim, Ismail Suardi Wekke

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.