Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Posipo di Kota Baubau

La Rafiadin, Aliwar Aliwar, La Hadisi, Supriyanto Supriyanto

Abstract


Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posipo di kota Baubau. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif analisis. Objek penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di kota Baubau Sulawesi Tenggara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan display data, yaitu mengumpulkan data-data, memilih data yang diperlukandan menarik kesimpulan yang bertujuan agar data terorganisasikan, tersusun dalam nilai-nilai dakwah sehingga akan semakin mudah untuk dipahami. Berdasarkan analisis hasil penelitian,disimpulkan bahwa di kota Baubau masyarakatnya masih kental dalam hal kebudayaan, salah satunya tradisi posipo. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil wawancara dengan masyarakat, bahwa sebagian besar masyarakat masih melaksanakan tradisi posipo walau hanya memenuhi syaratnya. Kemudian, tanggapan masyarakat ritual ini
sangat positif karena ritual di dalamnya tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam dan tidak membebani dalam hal ekonomi. Adapuan nilai-nilai pendidikan islam dalam tradisi posipo sangat banyak yang di tanamkan oleh ibu sejak anak masih dalam kandungan. Sedangkan tradisi dengan Islam sangat berhubungan erat karena tradisi dijadikan sebagai pintu masuk ajaran Islam, sebagaimana tradisi posipo di jadikan sebagai syiar ajaran Islam.

Kata Kunci: Tradisi Posipo, nilai-nilai pendidikan Islam


Full Text:

PDF

References


Hindaryatiningsih, Nanik. (2014),The Implementation Of Buton Cultural Value Education Planning In Baubau Region Of Southeast Sulawesi. Indonesian Journal Of Educational Review Vol 1.

Ifa Afia Amin Kitabi, (2016), Ritual Posuo Adat Buton Di Tinjau Dari Hukum Islam, Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Arief B. Iskandar, (2018) Materi Dasar Islam, Bogor Utara, Al Azhar Press.

Musthafa al-„Adawy, (2011), Fiqh Tarbiyah Abnā‟ wa Ṭā‟ifah min Naṣ ā‟ih al Atibbā‟, penerjemah Umar Mujtahid dan Faisal Saleh, Jakarta: Qisthi Press.

Mubarok, Mukhlis. (2017), Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Nyadran di Blambangan, Gedangan, Cepogo, Boyolali.

Nata, Abuddin. (2011),Metodologi Studi Islam. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Nur, Rohma Ichromi. (2016), Konsep Pendidikan Pranatal dalam Padangan Dr. Mansur, M.A dan Uber Nur Islam, Skrpsi, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Hindaryatiningsih, Nanik(2016). Model Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Tradisi Masyarakat Buton, Haluoleo, Kendari

Usman, Sapril. (2017) Pemanfaatan Budaya Posipo dan Posuropu dalam Peningkatan Kehamilan Sehat dan Persalinan Aman di Kabupaten Buton Utara

Siti Nur Alfiyah, (2018), Implementasi Pendidikan Pranatal dalam Islam, Skrpsi, UIN, Walisongo, Semarang.

Salim, Agus. (2016), Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Kisah Nabi Isa AS. (Ditinjau dari Perspektif Tafsir Al-Azhar) Tesis, UIN Sumatera Utara Medan, Medan : UPT Perpustakaan UIN Sumatra Utara.

Syafe’i.Rahmat (2011), Ilmu Ushul Fiqih. Bandung: Putaka Setia

Zakiyah dan Ibnu Hasan, (2014),“Pendidikan Anak dalam Kandungan “Perspektif Pendidikan Islam”, Jurnal Islamadina, Vol. X III, No. 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.