Analisis Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe

Muhammad Rijal Abdullah, Pairin Pairin, Rasmi Rasmi

Abstract


Artikel ini bertujuan mengurai faktor penyebab anak putus sekolah di Kecamatan Amonggedo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan interview (wawancara), observasi (pengamatan). Adapun analisis data yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif analisis yang dituangkan dalam bentuk reduksi data yakni proses pemilahan dan verifikasi data yaitu menentukan makna terhadap data yang dikumpulkan, serta menggunakan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan: (1) Motivasi anak putus sekolah tersebut merasa bahwa semangat untuk bersekolah sudah tidak ada; (2) Pengaruh orang lain sangatlah mempengaruhi sehingga menjadi penyebab terjadinya anak sampai harus putus sekolah; (3) Pergaulan meliputi interaksi sosial dari dalam maupun dari luar sekolah; (4) Kondisi keluarga; (5) Sifat malas yang didasarkan pada sifat malas untuk belajar dan menjalani pendidikan dengan baik; (6) Kurangnya dukungan orangtua. Penanggulangan anak putus sekolah yaitu: sistem paket, kursus dan pelatihan, SMP terbuka, dan bantuan pendidikan.

Kata kunci:  Penyebab Putus Sekolah, Pendidikan, Kecamatan Amonggedo


Full Text:

PDF

References


Azwar, Saifuddin (2013). MetodePenelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bean, Reynold (2001). Membantu Anak Agar Berhasil Di Sekolah. Jakarta: Bina Rupa Aksara.

Gunarsa, Singgih (2000). PsikologiMembimbing. Jakarta: PT. GunungMulia.

Gunawan, Ary H. (2010). Sosiologi Pendidikan suatu Analisis Sosiologi tentang Berbagai Problem Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hadi, P. Hardono & Danes, Simon (2000). Masalah-masalah dalam Dunia Pendidikan Indonesia.Yogyakarta: Kanisius.

Jonny, Purba (2005). Pengelolaan Lingkungan Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Karim, Muhammad(2009). Pendidikan Krisis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Kladen, Ignas(2004). Masyarakat dan Negara: Sebuah Persoalan. Yogyakarta: Penerbit Agromedia Pustaka.

Moleang, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mardalis (2002). Metode Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Nazir, Moh. (2001). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nasir, Sahilun (2002). Peranan Pendidikan Agama terhadap Pemecahan Problem Remaja. Jakarta: Kalam Mulia.

Prayitno (2000). Hak dan Kewajiban Pendidikan Anak. Padang: Jurusan BK FIP UNP.

Purwanto, Ngalim (2002). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Siagian, Sondang (2002). Organisasi Kepemimpinan dan Perilaku. Jakarta: PT. Gunung Agung.

Sugiono (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alvabet.

UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.