Reader Comments

Trik-Trik Cantik Menghindari Tugas Aneh

by area seoku (2019-11-07)


Beasiswa s1 - Biarpun katanya “bebas perploncoan dan senioritas”, dalam praktiknya masih ada, lho, kegiatan sejenis yang dibalut aktivitas legal dalam payung Ospek. Nah, kamu mesti pintar-pintar memilah, mana aja kegiatan yang berfaedah dan penting untuk kamu sebagai mahasiswa baru dan mana aja yang merupakan wujud keisengan senior.

Saat kamu dan teman-teman seangkatan mahasiswa baru diberikan tanggung jawab untuk menggelar suatu acara, itu merupakan contoh kegiatan berfaedah. Tapi kalau ada “sesi-sesi khusus” yang isinya maba dibentak-bentak dan diwajibkan melakukan kegiatan fisik (push up 100 kali, misalnya), maka bisa termasuk perpeloncoan.

Akibatnya, ibarat judul lagu Raisa: serba salah. Kalau menentang secara terang-terangan bisa dianggap nyolot, nggak kompak, dan hubungan sama senior renggang kayak gigi yang belum dibehelin. Sedangnkan kalau nurut-nurut aja, lelah fisik dan lelah hati.

Jika situasinya demikian, ada 7 hal yang bisa kalian lakukan, wahai maba!

Kerjakan tugas resmi yang berfaedah dengan sebaik mungkin. Ajak juga teman-teman kamu melakukannya. Kenapa? Sebab “senioritas” dan “perpeloncoan” biasanya dilakukan dengan alasan untuk membuat maba bersungguh-sungguh, kompak, dan taat aturan. Nah, jika kalian sudah melakukan yang terbaik, nggak ada alasan bagi senior buat marah-marah.

Baca Juga : Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

Bangun koneksi dengan senior berpengaruh dan bijak. Jangan salah artikan dengan modusin senior, lho, ya. Maksudnya bijak di sini adalah dia nggak pro Ospek yang penuh kegiatan ngerjain junior. Nah, senior kayak begini bisa membantu kamu menghindari kegiatan ospek yang nggak berfaedah.

Ciptakan angkatan yang solid. Misalnya, jika ada yang memiliki masalah bisa sharing ke yang lain. Soalnya, suka ada “Ospek” nggak resmi yang ditujukan ke beberapa maba, yang jatuhnya mirip kayak gencet-gencetan (bullying). Kalau angkatan kamu kompak dan saling dukung, kalian bisa saling dukung dan hal-hal kayak begini pun bisa dihindari.

Kalau emang nggak ada kegiatan penting di kampus beasiswa s1, mending pulang. Kalau kamu luntang-lantung dan doyan nongkrong nggak jelas, kamu bisa jadi sasaran empuk senior usil. Lain halnya jika kamu memiliki kesibukan di kampus atau langsung cus pulang kalau emang udah nggak ada kerjaan. Senior juga bakal males gangguin kamu, tuh.

Mangkir dari kegiatan yang sekiranya nggak berfaedah. Misalnya, kamu yakin banget kalau acara A nggak jelas, trus bakal diisi dengan Ospek dan nggak ada faedahnya. Maka kamu bisa menghindarinya dengan izin nggak ikutan acara tersebut. Izinnya bisa dengan alasan pulang kampung (ke luar kota atau luar negeri), kakak nikah, kontrol dokter (padahal cuma kontrol jerawat di dokter kulit. Hihihi), dan lain sebagainya.

Usul ide acara menyenangkan. Biasanya, ospek terjadi karena kehabisan ide kegiatan. Nah, rencanakan acara seru yang bisa bikin angkatan kalian menyatu dengan angkatan lain. Pastikan kegiatan tersebut menarik dan seru bagi senior, sehingga mereka merasa nggak perlu bikin acara lain. Lebih seru lagi kalau kamu usulnya kompakan!

Baca Juga : Cara Berhenti Donasi Unicef

Atau… gunakan alasan kesehatan. Sesungguhnya ini adalah jalan pintas paling klasik yang dilakukan banyak maba. Biasanya dengan izin sakit/masalah kesehatan, mahasiswa bisa mangkir dari kegiatan Ospek, atau setidaknya dapat hukuman/kerjaan yang ringan. Tapi, kalau emang nggak butuh-butuh banget, sebaiknya jangan dilakukan ya, gaes. Bisa-bisa malah senjata makan tuan. Hiii.
Semoga kamu terhindarkan dari senior usil dan segala Ospek-Ospekan yang nggak penting, ya beasiswa s1!