Pergeseran Aksiologis Dakwah: Potensi Gerakan Radikal

Hariyanto Hariyanto

Abstract


Pengetahuan, pemahaman dan pemaknaan yang relatif minim terhadap nilai dakwah, akan menggiring individu atau kelompok ke arah pemikiran ekstrimis atau radikal. Terlebih terjadinya penyempitan terhadap memahami subtansi pesan Al-Qur’an, sehingga mengakibatkan gerakan dakwah menjadi “kaku” (tesktual). Hal ini hanya akan menciderai nilai dakwah dan mereduksi cakawala dakwah yang menitikberatkan kearifan. Terlebih jika dakwah dimaknai sebagai usaha untuk mengagungkan satu golongan tertentu, sementara merendahkan golongan lainnya yang tidak sesuai dengan kelompoknya. Hal ini berpotensi melahirkan persengketaan gerakan dakwah, lunturnya dakwah yang dinamis dan humanis. serta hilangnya esensi dakwah yang bertujuan transformasi sosial melalui internalisasi nilai-nilai positif agama dalam masyarakat. Dengan demikian, memahami esensi dakwah secara komprehensif menjadi tuntutan di Era modern ini, agar dakwah menjadi rahmatal lil ‘aalamiin.

 

Kata Kunci: Aksiologis, Gerakan Dakwah, Radikal


Full Text:

PDF

References


Bachtiar, Amsal. Filsafat Ilmu. Jakarta:Rajawali Pres, 2011.

Basit, Abdul. Filsafat Dakwah. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Kamba, Muhammad Nursamad. Kids Zaman Now; Menemukan Kembali Islam. Tanggerang: Pustaka IimaN, 2018.

Nurjannah. Radikal Vs Moderat (Atas Nama Dakwah, Amar Makruf Nahi Mungkar dan Jihad). Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2013.

Sholikhin, Muhammad. Islam Rahmatan Lil Alamin. Jakarta: PT Alex Media Komputindo, 2013.

Sibawaihi. Filsafat Ilmu Pendekatan Integrasi-Interkoneksi. Yogyakarta: Pustaka Shiraz, 2010.

Suisyanto. Pegantar Filsafat Dakwah. Yogyakarta: Teras, 2006.

Supena, Ilyas. Filsafat Ilmu Dakwah Perspektif Filsafat Ilmu Sosial. Yogyakarta: Ombak, 2013.

Susanto. Filsafat Ilmu Suatu Kajian Dalam Dimensi Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011.

Syamhudi, M. Hasyim. Filsafat Dakwah. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2014.

Zaprulkhan. Filsafat Ilmu Sebuah Analisis Kontemporer. Jakarta: PT Rajawali Pers, 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.