Pengaruh Pemanfaatan Laboratorium IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi

Usman Usman, Zul Arham, Samrin Samrin, Jumarddin La Fua

Abstract


Artikel ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (2) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (3) Pengaruh pemanfaatan laboratorium  IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Desain penelitin menggunakan desain one group pretest postest, artinya penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dengan cara memberikan pretest untuk mengukur penguasaan konsep peserta didik sebelum perlakuan, dan postest untuk mengukur penguasaan konsep setelah perlakuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII E SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Tehnik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas postest yaitu 52 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori rendah. (ii) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas pretest 78,25 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori tinggi. (iii) Terdapat pengaruh positif antara pemanfaatan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, setelah dilakukan uji t diperoleh thitung > ttabel atau 8,33 > 2,042.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Laboratorium IPA, SMP Negeri 1 Wangi-Wangi

References


Abdur, Simalonga & Zainuddin M. (2013). Pengaruh pemakaian metode praktikum terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan laju reaksi. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains ISSN 3(1):29-39.

Amien, M. (2012). Biologi 2 Untuk Sekolah Menengah, Jakarta: Balai Pustaka.

Djamarah SB & Zain A. (2012). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Depdiknas. (2013). Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Biologi Sekolah Menengah Umum. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Depdiknas.

Feyzioglu B. (2012). An investigation of the relationship beetwen science process skills with efficient laboratory use and science achievement in chemistry education. Journal of Turkish Science Education 6(3):114-132.

Hofstein A. & Naaman R.M. (2011). The Laboratory In Science Education: The State Of The Art. Journal 0f Chemitry Education and Prctice 8 (2):105-107.

Mulyasa, E. (2012). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Novianti Nur, Raina. (2010). Kontribusi Pengelolalan Laboratorium Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Efektifitas Proses Pembelajaran.

Rustaman, N. dkk. (2010). Pokok-Pokok Pengajaran Biologi dan Kurikulum, Jakarta: Depdikbud.

Sardiman A. M. (2010). Interaksi Dan Mativasi Belajar Mengajar, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Semiawan, Conny R. (2009). Perkembangan dan Belajar Peserta Didik, Bandung: Depdikbud.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi Mixed Method, Bandung: Alfabeta.

Wardani, K S. K. dkk. (2016). Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu Dengan Seting Inquiry Laboratorium untuk meningkatkan konsep dan keterampilan proses sains siswa SMP, Jurnal pendidikan.

Yuliana, dkk. (2016). Pengaruh Penggunaan Laboreatorium Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMPN 3 Palakka Kabupaten Bone, Jurnal pendidikan.

Yeni Elvita. (2015). Pengaruh Penggunaan Pembelajaran Praktikum Dalam Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 3 Rambah Hilir. Jurnal Pendidikan MIPA, Vol. ISSN: 1412-0917 No. 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.31332/kd.v1i1.1808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Kulidawa indexed by:

View My Stats

Creative Commons License
Jurnal Kulidawa under by Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.