KONSEP PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL FARUQI (Dari Tauhid Menuju Integrasi Ilmu Pengetahuan di Lembaga Pendidikan)

Aris Try Andreas Putra

Abstract


Wilayah normativitas agama dan ilmu pengetahuan menjadi studi selalu menarik untuk dikaji. Pandangan para pemikir ketika memandang posisi agama dan ilmu pengetahuan sangat bervariasi. Sebagian mereka meyakini bahwa wilayah agama terpisah dari ilmu pengetahuan, sebagian yang lain meyakini agama dan ilmu pengetahuan menjadi satu dan tidak dapat terpisahkan. Artikel ini mencoba menjelaskan posisi agama dan ilmu pengetahuan dalam pandangan Ismail Raji Al Faruqi. Al Faruqi berasumsi bahwa ilmu pengetahuan modern memicu adanya perdebatan wahyu dan akal di kalangan umat muslim. Oleh karena itu, Al Faruqi berpendapat diperlukan sebuah konsep Islamisasi Ilmu pengetahuan yang bertumpu pada kekuatan tauhid. Pengetahuan Islami selalu menitik beratkan keterpaduan kosmos, keterpaduan kebenaran dan ilmu pengetahuan serta kesatuan kehidupan. Dalam hal islamisasi ilmu pengetahuan Al Faruqi menawarkan landasan objek rencana kerja islamisasi ilmu pengetahuan sebagai berikut: 1) Menguasai disiplin-disiplin modern, 2) Menguasai khazanah Islam, 3) Menentukan relevansi Islam dan hubungannya pada tiap bidang ilmu pengetahuan modern, 4) Mencari metode untuk melakukan sintesis antara spesifikasi keislaman dengan ilmu pengetahuan modern, dan 5) membawa pemikiran Islam pada arah pemenuhan pola sunatullah/ketentuan Allah.

Keywords


Pemikiran Al Faruqi, Tauhid, Integrasi Ilmu Pengetahuan, Lembaga Pendidikan

References


Al-Faruqi, Ismail Raji dan Lois Lamya al-Faruqi. (1998). Atlas Budaya Islam. terj. Ilyas Hasan, cet.1 Bandung: Mizan.

Al-Faruqi, Ismail Raji. (1989). Islamization of Knowledge: general principle and work plan, Virginia: International Institute of Islamic Thought.

Al-Faruqi, Ismail Raji. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Workplan Herdon Virginia: IIIT.

Al-Faruqi, Ismail Raji. (1986). Islamization of knowledge: the General Principles and the Workplan dalam Knowledge for what? Islamabad-Fakistan: National Hijra Council.

Al-Faruqi, Ismail Raji. (1982). Tawhid: its Implications for Thought and Life, Kuala Lumpur: the International Institute ofIslamic Thought.

Butt, Nasim. (1996). Sains dan Masyarakat Islam. Badung: Pustaka Hidayah.

Djamaluddin Ancok & Fuat Nashori Suroso. (2001). Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Haedar Nashir. (1997). Agama dan Krisis Kemanusiaan Modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ian.G. Barbour. (1966). Issues in Science and Relegion. New York: Herper Torchbooks.

Khalil, Imanuddin. (1994). Pengantar Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan Sejarah. Jakarta: Media Dakwah.

Lois Lamya al-Faruqi. (1997). Allah Masa Depan Kaum Wanita, terj. Masyhur Abadi Surabaya: Penerbit al-Fikri.

M. Shafiq. (2000). Mendidik Generasi Baru Muslim. terj. Suhadi, cet. 1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muhammad Naquib al-Attas. (1981). Islam dan Sekularisme. terj. Karsidjo, Bandung: Penerbit Pustaka.

Muhammad Shafiq. (1994) The Growth of Islamic Thought in North America focus on Ismail Raji al-Faruqi, USA amana publication.

Muhammad Taqi. (1996). Monoteisme Tauhid sebagai sistem Nilai dan Akidah Islam. Terj. oleh M.Hashem dari At Tauhid or Monotheisme: asin the ideological and the value Systems of Islam. Jakarta: Lenterabastitama.

Patrick Bannerman. (1989). Islam in Perspective; a Guide to Islamic Society, Politic and Law. London: Rutledge.

Philip K. Hitti. (1974). History of the Arabs. London: Macmillan Press LTD.

Putra, Aris Try Andreas. (2015). Pemikiran Filosofis Pendidikan Ibnu Sina dan Implikasinya pada Pendidikan Islam Kontemporer, Jurnal Literasi Ilmu Pendidikan, 6(2).

Putra, Aris Try Andreas. (2016). Determinasi Worldview Keilmuan dan Damainya Sains-Agama, Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 2(1).

Ramayulis. (2001). Pendidikan Islam dalam Rumah Tangga. cet. 4, Jakarta: Kalam Mulia.

Rosnani, Hasim. (2005). Gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan Kontemporer. Islamia, 2(6).

S. Ahmed, Akbar. (1996). Postmodernisme: Bahaya dan Harapan bagi Islam. Terj. Panegstuningsih, Bandung: Mizan.

S. Ahmed, Akbar. (1997). Membedah Islam. terj. Zulfahmi Andri, Bandung: Pustaka Salman,.

Syahrin Harahap. (2003). Ensiklopedi Aqidah Islam. Jakarta: Kencana.

Taufik Abdullah. (1995). Ensiklopedi Islam. Jilid I, Jakarta: Ikhtiar Baru Van Hoeve.




DOI: http://dx.doi.org/10.31332/zjpi.v6i1.1827

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2020 Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam

License URL: http://ejournal.iainkendari.ac.id/zawiyah

View My Stats